(MTsN 5 Nganjuk) – Senin (20/7/2026), suasana berbeda tampak di seluruh ruang kelas MTsN 5 Nganjuk pada Senin (20/7/2026). Seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 mengikuti kegiatan budaya baca perdana sebagai bagian dari program penguatan literasi madrasah pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Program ini dilaksanakan pada jam
pelajaran pertama setiap hari Senin selama 40 menit. Seluruh peserta didik
diminta membawa buku fiksi maupun nonfiksi dari rumah untuk dibaca secara
mandiri sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.
Pelaksanaan budaya baca diawali
dengan kegiatan membaca selama 15 menit. Setelah itu, siswa menuliskan hasil
bacaan atau refleksi singkat dalam jurnal baca selama 10 menit sebagai bentuk
penguatan kemampuan memahami isi bacaan.
Sisa waktu dimanfaatkan oleh guru
pendamping untuk memberikan evaluasi, umpan balik, serta apresiasi kepada
peserta didik yang aktif dan menunjukkan perkembangan dalam kegiatan literasi.
Dengan demikian, budaya membaca tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga
menjadi sarana membangun kemampuan berpikir kritis dan komunikasi.
Program budaya baca ini merupakan
salah satu upaya MTsN 5 Nganjuk dalam meningkatkan minat baca, memperluas
wawasan, serta membentuk kebiasaan belajar yang positif di kalangan peserta
didik.
Kepala MTsN 5 Nganjuk berharap
program literasi tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten sehingga mampu
menumbuhkan budaya membaca yang kuat serta mendukung peningkatan prestasi
akademik maupun karakter peserta didik.
Melalui budaya baca yang
dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin, MTsN 5 Nganjuk berkomitmen
menciptakan lingkungan belajar yang literat, inovatif, dan inspiratif sehingga
lahir generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, serta siap menghadapi tantangan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (Humas)
Galery:











