Puncak MATSALIMA FAIR 2026, MTsN 5 Nganjuk Gelar Jalan Sehat dan Pentas Seni Meriah

MTsN 5 Nganjuk Sukses Gelar Ujian Praktik Bakat Calon Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Anugerah Nganjuk Madrasah Award 2025: MTsN 5 Nganjuk Dinobatkan sebagai Madrasah Berprestasi Terbaik

BNN Kota Nganjuk Jadi Pembina Upacara Bendera di MTsN 5 Nganjuk

Nuansa Religius Warnai MATSALIMA FAIR 2026 melalui Gebyar Sholawat MTsN 5 Nganjuk

Senin, 30 Maret 2026

Gebyar Idul Fitri MTsN 5 Nganjuk: Merajut Silaturahmi dengan Tradisi dan Tata Krama

(MTsN 5 Nganjuk) - Selepas pelaksanaan acara halal bihalal, MTsN 5 Nganjuk kembali menghadirkan kegiatan yang penuh makna melalui Gebyar Idul Fitri. Kegiatan ini menjadi momen lanjutan untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa dengan suasana yang lebih interaktif dan menyenangkan. Seluruh warga madrasah turut antusias mengikuti rangkaian acara yang sarat nilai kebersamaan ini.

Gebyar Idul Fitri diwujudkan dalam bentuk kegiatan anjangsana atau kunjungan antar kelas. Setiap kelas secara bergantian mengunjungi kelas lainnya untuk bersilaturahmi dan saling bermaafan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat para siswa saling menyapa dan berjabat tangan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini memiliki aturan khusus yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta. Salah satu aturan utama adalah kelas yang dikunjungi bertindak sebagai tuan rumah dan wajib menyediakan hidangan berupa kue dan minuman. Hidangan tersebut disajikan layaknya tradisi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Keberadaan hidangan ini tidak hanya sebagai bentuk jamuan, tetapi juga sebagai simbol penghormatan kepada tamu yang datang. Para siswa belajar tentang pentingnya menjamu tamu dengan baik serta menumbuhkan sikap saling menghargai. Hal ini menjadikan kegiatan tidak hanya seru, tetapi juga edukatif.

Selain itu, terdapat aturan kedua yang tidak kalah penting, yaitu seluruh komunikasi selama kegiatan berlangsung harus menggunakan bahasa Jawa krama halus. Aturan ini bertujuan untuk melatih siswa dalam bertutur kata yang sopan dan santun sesuai dengan budaya lokal.

Penggunaan bahasa Jawa krama halus juga menjadi sarana pelestarian budaya daerah di kalangan generasi muda. Para siswa dituntut untuk lebih berhati-hati dalam berbicara, sehingga tercipta suasana yang penuh unggah-ungguh dan rasa hormat antar sesama.

Dengan adanya Gebyar Idul Fitri ini, MTsN 5 Nganjuk berhasil menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya dan etika kepada siswa. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia. (Atoillah/Photo: Humas)

Awali Masuk Pasca Idul Fitri 1447 H, MTsN 5 Nganjuk Gelar Halal Bihalal

(MTsN 5 Nganjuk) - Mengawali hari pertama masuk setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan halal bihalal pada Senin (30/3/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan sebagai momentum mempererat silaturahmi antarwarga madrasah.

Sebelum pelaksanaan halal bihalal, seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti apel pagi di halaman madrasah. Apel tersebut menjadi pembuka kegiatan sekaligus sarana untuk memberikan arahan dan motivasi kepada siswa setelah libur panjang.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan mushofahah atau saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan. Para siswa berbaris dengan tertib untuk bersalaman dengan para guru dan karyawan, menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan.

Selain antara siswa dengan guru dan karyawan, kegiatan mushofahah juga dilakukan antar sesama siswa. Hal ini menjadi bentuk nyata dalam menumbuhkan sikap saling menghargai, menghormati, serta mempererat hubungan persaudaraan di lingkungan madrasah.

Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, pelaksanaan halal bihalal dilakukan dengan pemisahan antara siswa laki-laki dan perempuan. Meskipun demikian, kegiatan tetap berlangsung dengan lancar dan penuh makna.

Kegiatan halal bihalal ini menjadi tradisi yang selalu dilaksanakan oleh MTsN 5 Nganjuk setiap usai Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti saling memaafkan dan menjaga ukhuwah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga MTsN 5 Nganjuk dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan hati yang bersih, semangat baru, serta komitmen untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang. (Atoillah/Photo: Humas)

Jumat, 13 Maret 2026

MTsN 5 Nganjuk Gelar Pondok Ramadan Tiga Hari, Perkuat Pembinaan Keagamaan Siswa

(MTsN 5 Nganjuk) – Jum’at (13/3/2026), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan Pondok Ramadan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (11–13 Maret 2026). Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan serta pembinaan karakter religius para siswa selama bulan suci Ramadan.

Pondok Ramadan diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias. Untuk menunjang kelancaran kegiatan, pelaksanaannya dibagi menjadi dua sesi setiap harinya, yaitu sesi pertama pada pukul 07.00–11.00 WIB dan sesi kedua pada pukul 14.00–20.00 WIB.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai materi pembelajaran keagamaan yang telah disiapkan oleh para guru. Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pengkajian kitab-kitab kuning, yang bertujuan memperdalam pemahaman siswa terhadap ilmu-ilmu keislaman yang bersumber dari literatur klasik para ulama.

Selain kajian kitab, siswa juga mendapatkan pembelajaran praktik ibadah secara langsung. Kegiatan tersebut meliputi praktik bersuci (thaharah) dan praktik sholat yang dibimbing oleh para guru agar siswa dapat melaksanakan ibadah dengan benar sesuai tuntunan syariat.

Tidak hanya itu, kegiatan Pondok Ramadan juga diisi dengan istighotsah dan tadarus Al-Qur’an bersama. Suasana religius sangat terasa ketika para siswa secara khidmat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an serta memanjatkan doa bersama.

Melalui kegiatan ini, madrasah berharap para siswa tidak hanya memahami teori keagamaan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pondok Ramadan menjadi momentum penting untuk membentuk pribadi siswa yang religius, disiplin, dan berakhlak mulia.

Dengan terselenggaranya kegiatan Pondok Ramadan ini, MTsN 5 Nganjuk kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat dan karakter islami yang baik. (Atoillah/Photo: Humas)

Rabu, 11 Maret 2026

Siswa Kelas IX MTsN 5 Nganjuk Ikuti Gladi Bersih TKA

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (11/3/2026), seluruh siswa kelas IX MTsN 5 Nganjuk mengikuti kegiatan gladi bersih Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (9–12/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di dua ruang laboratorium komputer madrasah dengan pengawasan protek dan panitia pelaksana.

Gladi bersih ini diselenggarakan sebagai simulasi final sebelum pelaksanaan TKA yang sesungguhnya. Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berupaya memastikan seluruh persiapan teknis berjalan dengan baik sehingga pelaksanaan ujian nantinya dapat berlangsung lancar.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menjalani simulasi ujian berbasis komputer seperti yang akan mereka hadapi saat pelaksanaan TKA. Proses dimulai dari login ke sistem ujian, mengerjakan soal, hingga menyelesaikan ujian sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.

Selain sebagai latihan bagi siswa, kegiatan ini juga bertujuan untuk menguji kesiapan infrastruktur teknis yang digunakan dalam pelaksanaan ujian. Panitia memastikan bahwa seluruh perangkat, mulai dari server, jaringan internet, hingga komputer yang digunakan peserta dapat berfungsi dengan optimal.

Melalui gladi bersih ini, siswa juga dibiasakan dengan suasana dan tata cara pelaksanaan ujian berbasis komputer. Dengan demikian, para siswa diharapkan lebih memahami prosedur yang harus diikuti serta memiliki rasa percaya diri yang lebih baik saat menghadapi ujian sebenarnya.

Pihak madrasah berharap kegiatan simulasi ini mampu meminimalkan berbagai kendala teknis yang mungkin terjadi saat pelaksanaan TKA. Dengan persiapan yang matang, MTsN 5 Nganjuk optimis seluruh siswa kelas IX dapat mengikuti ujian dengan lancar dan memperoleh hasil yang maksimal. (Atoillah/Photo: Humas)

Galery:








MTsN 5 Nganjuk Ajarkan Kepedulian Sosial melalui Kegiatan Pembayaran Zakat Siswa

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (11/3/2026), MTsN 5 Nganjuk terus menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa melalui kegiatan pembayaran zakat di lingkungan madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, tanggal 10–12 Maret 2026, dengan melibatkan seluruh siswa dari kelas VII hingga kelas IX.

Program pembayaran zakat tersebut dilaksanakan secara bergiliran sesuai jenjang kelas. Pada hari Selasa (10/3/2026) kegiatan diikuti oleh siswa kelas VII, dilanjutkan pada hari Rabu (11/3/2026) oleh siswa kelas VIII, dan pada hari Kamis (12/3/2026) oleh siswa kelas IX.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan kepada para siswa pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktik langsung tentang kewajiban zakat dalam kehidupan sehari-hari, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dengan didampingi oleh guru dan panitia dari madrasah, siswa secara tertib menyerahkan zakat yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk kemudian dikelola oleh panitia zakat madrasah.

Pihak madrasah menjelaskan bahwa zakat yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak menerima, seperti masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan madrasah. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Nganjuk tidak hanya menekankan pentingnya prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang memiliki kepedulian sosial tinggi serta memahami nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pembiasaan kegiatan zakat di madrasah, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan semangat berbagi kepada sesama. (Atoillah/Photo: Humas)

Galery:






Azka Safira An Nur Raih Juara 1 Lomba Da’i Ramadhan Challenge 2

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (11/3/2026), prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa MTsN 5 Nganjuk. Azka Safira An Nur, siswi kelas 8A, berhasil meraih Juara 1 Lomba Da’i Ramadhan Challenge 2 yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Lomba tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan berdakwah. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai peserta dari tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Nganjuk.

Dalam kompetisi tersebut, Azka tampil percaya diri dengan menyampaikan materi dakwah yang inspiratif dan menyentuh. Penyampaian yang jelas, penguasaan materi yang baik, serta gaya penyampaian yang komunikatif membuat penampilannya mendapatkan apresiasi dari para dewan juri.

Persaingan berlangsung cukup ketat karena setiap peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, Azka mampu menunjukkan kualitasnya sebagai da’i muda yang memiliki potensi besar dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman.

Prestasi ini tidak terlepas dari bimbingan para guru serta dukungan dari pihak madrasah yang selalu mendorong siswa untuk aktif berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk bidang keagamaan.

Keberhasilan Azka Safira An Nur ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan, khususnya dalam berdakwah serta menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. (Atoillah/Photo: Humas)

Galery:


Wafiqul Ulya An-Nafi' Raih Juara 3 Lomba Da’i Ramadhan Challenge 2

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (11/3/2026), siswa MTsN 5 Nganjuk kembali menorehkan prestasi dalam ajang Ramadhan Challenge 2 yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk. Kali ini, Wafiqul Ulya An-Nafi', siswi kelas 8I, berhasil meraih Juara 3 Lomba Da’i pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dalam bidang dakwah sekaligus memperkuat nilai-nilai religius selama bulan Ramadan. Banyak peserta dari berbagai sekolah ikut ambil bagian dalam lomba ini.

Wafiqul Ulya tampil dengan penuh percaya diri saat menyampaikan ceramah di hadapan para juri dan peserta lainnya. Materi yang disampaikan mengandung pesan moral dan ajakan untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci.

Kemampuan retorika yang baik serta penguasaan materi membuat penampilannya mendapat apresiasi dari para juri. Hal tersebut mengantarkannya meraih posisi ketiga dalam lomba yang berlangsung kompetitif tersebut.

Pihak madrasah memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Wafiqul Ulya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa MTsN 5 Nganjuk memiliki potensi besar dalam bidang keagamaan.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan keberanian dalam berdakwah serta menebarkan pesan-pesan kebaikan. (Atoillah/Photo: Humas)

Galery:


Navandre Tegard Einstino Raih Juara Harapan 1 Lomba Adzan Ramadhan Challenge 2

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (11/3/2026), prestasi juga diraih oleh siswa MTsN 5 Nganjuk, Navandre Tegard Einstino, siswa kelas 8I yang berhasil meraih Juara Harapan 1 Lomba Adzan dalam ajang Ramadhan Challenge 2 yang digelar oleh SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Lomba adzan tersebut menjadi salah satu cabang kompetisi dalam rangkaian kegiatan Ramadhan Challenge yang diikuti oleh para pelajar tingkat SMP/MTs dari berbagai sekolah di Kabupaten Nganjuk.

Dalam penampilannya, Navandre menunjukkan kemampuan yang baik dalam melantunkan adzan dengan suara merdu dan penghayatan yang mendalam. Teknik pernapasan serta pengaturan nada yang baik menjadi nilai tambah dalam penilaiannya.

Para peserta lainnya juga tampil dengan kemampuan yang tidak kalah baik sehingga persaingan berlangsung cukup ketat. Namun Navandre tetap mampu menunjukkan kualitasnya hingga berhasil meraih posisi Juara Harapan 1.

Prestasi ini merupakan hasil dari latihan dan pembinaan yang dilakukan secara konsisten, baik di lingkungan madrasah maupun dukungan dari keluarga.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang keagamaan serta menumbuhkan kecintaan terhadap syiar Islam. (Atoillah/Photo: Humas)

Galery:


Atifa Nabila Ika Raih Juara Harapan 1 Lomba Da’i Ramadhan Challenge 2

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (11/3/2026), prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa MTsN 5 Nganjuk. Atifa Nabila Ika, siswi kelas 9H, berhasil meraih Juara Harapan 1 Lomba Da’i dalam ajang Ramadhan Challenge 2 yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan bakat pelajar dalam menyampaikan dakwah serta memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda.

Dalam lomba tersebut, Atifa tampil dengan penuh percaya diri menyampaikan materi ceramah yang sarat dengan pesan moral dan motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan.

Kemampuan penyampaian yang runtut, bahasa yang komunikatif, serta penguasaan materi yang baik membuat penampilannya mendapatkan penilaian positif dari para juri.

Prestasi yang diraih Atifa menunjukkan bahwa siswa MTsN 5 Nganjuk tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif berprestasi dalam kegiatan keagamaan.

Melalui keberhasilan ini, diharapkan semakin banyak siswa yang termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan berani tampil dalam berbagai ajang kompetisi yang positif. (Atoillah/Photo: Humas)

Galery:


Senin, 16 Februari 2026

Kenzi Zelda Tivatunnafisa Raih Juara 2 Tolak Peluru di Kejuaraan Atletik Se-Indonesia

(MTsN 5 Nganjuk) – Senin (16/2/2026), prestasi membanggakan kembali diraih siswa MTsN 5 Nganjuk. Kenzi Zelda Tivatunnafisa, siswi kelas 9G, berhasil meraih Juara 2 Tolak Peluru Putri dalam ajang East Java Youth and Kid's Athletics Session 1 2026 tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA.

Kejuaraan tersebut diselenggarakan pada tanggal 14–15 Februari 2026 di Lapangan Oentoeng Poedjadi. Ajang ini diikuti oleh atlet-atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia yang berkompetisi menunjukkan kemampuan terbaiknya di cabang atletik.

Dalam pertandingan cabang tolak peluru putri, Kenzi tampil penuh percaya diri dan fokus. Ia berhasil mencatatkan lemparan sejauh 9,61 meter, yang mengantarkannya meraih posisi kedua dan membawa pulang medali perak.

Persaingan di kategori ini berlangsung ketat karena diikuti oleh atlet-atlet berbakat dari berbagai provinsi. Namun, berkat latihan rutin dan ketekunan, Kenzi mampu menunjukkan performa maksimal hingga akhir perlombaan.

Prestasi ini tidak terlepas dari dukungan orang tua, pelatih, serta pihak madrasah yang terus mendorong pengembangan potensi siswa di bidang olahraga. MTsN 5 Nganjuk secara konsisten memberikan ruang bagi siswa untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Kepala MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Keberhasilan Kenzi di tingkat nasional menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berprestasi di ajang bergengsi.

Dengan raihan Juara 2 ini, Kenzi Zelda Tivatunnafisa tidak hanya mengharumkan nama MTsN 5 Nganjuk, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berlatih, berjuang, dan meraih prestasi di berbagai bidang. (Atoillah/Photo: Kenzi)

Galery: