(MTsN 5 Nganjuk) – Kamis (15/10/2026), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan lomba antarkelas yang dikemas dalam Festival Bulan Bahasa 2026 pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam menumbuhkan semangat literasi, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan berbahasa dan berkesenian para peserta didik. Festival tersebut juga menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan potensi, bakat, dan kepercayaan diri melalui berbagai cabang perlombaan yang menarik dan edukatif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan
apel bersama yang dilanjutkan dengan pembukaan lomba Festival Bulan Bahasa
2026. Suasana penuh semangat tampak dalam pelaksanaan kegiatan yang diikuti
oleh para peserta didik dari berbagai kelas. Melalui kegiatan ini, madrasah
berharap para siswa dapat berpartisipasi aktif, menjunjung tinggi sportivitas,
serta menjadikan perlombaan sebagai sarana belajar dan mengembangkan kemampuan
diri.
Beragam perlombaan
diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada siswa dalam mengeksplorasi
kemampuan berbahasa. Salah satunya adalah Lomba Pidato Bahasa Indonesia yang
mengasah keterampilan berbicara di depan umum, menyusun gagasan secara runtut,
serta menyampaikan pesan dengan bahasa yang baik dan benar. Melalui lomba ini,
peserta didik didorong untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat dan
mengomunikasikan ide secara efektif.
Selain pidato Bahasa Indonesia,
Festival Bulan Bahasa 2026 juga menghadirkan Lomba Pidato Bahasa Inggris dan
Lomba Pidato Bahasa Arab. Kedua perlombaan tersebut menjadi sarana bagi siswa
untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing sekaligus melatih keberanian
tampil di hadapan orang lain. Penguasaan bahasa Inggris dan bahasa Arab
diharapkan dapat memperluas wawasan peserta didik serta mendukung mereka dalam
menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan komunikasi di era global.
Kreativitas seni turut mendapat
ruang melalui Lomba Kaligrafi Kontemporer dan Lomba Paduan Suara. Dalam lomba
kaligrafi, siswa dapat menuangkan kreativitas melalui perpaduan keindahan
tulisan, komposisi, dan unsur artistik. Sementara itu, lomba paduan suara
menjadi ajang untuk melatih kekompakan, kedisiplinan, harmonisasi, serta kerja
sama antarpeserta. Kedua cabang lomba tersebut menunjukkan bahwa Festival Bulan
Bahasa tidak hanya berfokus pada keterampilan berbahasa, tetapi juga memberikan
ruang bagi pengembangan bakat seni peserta didik.
Tidak kalah menarik, Festival
Bulan Bahasa 2026 juga menyelenggarakan Lomba Film Pendek. Melalui perlombaan
ini, siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan bercerita, menulis naskah,
bekerja sama dalam tim, serta memanfaatkan media audiovisual sebagai sarana
menyampaikan pesan. Film pendek menjadi media kreatif bagi peserta didik untuk
mengungkapkan gagasan dan menyampaikan nilai-nilai positif melalui karya yang
menarik dan komunikatif.
Penyelenggaraan Festival Bulan
Bahasa 2026 di MTsN 5 Nganjuk diharapkan dapat memperkuat budaya literasi
sekaligus mendorong tumbuhnya generasi yang terampil berbahasa, kreatif,
percaya diri, dan mampu bekerja sama. Melalui enam cabang perlombaan tersebut,
siswa memperoleh pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi serta
menghargai kemampuan dan karya teman-temannya. Kegiatan ini diharapkan menjadi
momentum untuk terus menghidupkan semangat membaca, menulis, berbicara, dan
berkarya di lingkungan madrasah. (Humas)










