Puncak MATSALIMA FAIR 2026, MTsN 5 Nganjuk Gelar Jalan Sehat dan Pentas Seni Meriah

MTsN 5 Nganjuk Sukses Gelar Ujian Praktik Bakat Calon Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Anugerah Nganjuk Madrasah Award 2025: MTsN 5 Nganjuk Dinobatkan sebagai Madrasah Berprestasi Terbaik

BNN Kota Nganjuk Jadi Pembina Upacara Bendera di MTsN 5 Nganjuk

Nuansa Religius Warnai MATSALIMA FAIR 2026 melalui Gebyar Sholawat MTsN 5 Nganjuk

Kamis, 16 April 2026

Nafiisa Aliyya Rasyida Juara OLIMPABA Tingkat Kabupaten Nganjuk 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Kamis (16/4/2026), prestasi gemilang juga diraih oleh Nafiisa Aliyya Rasyida, siswi kelas 9J MTsN 5 Nganjuk. Ia berhasil menjadi juara dalam ajang Olimpiade Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab (OLIMPABA) tingkat Kabupaten Nganjuk tahun 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh KKG-MGMP Rumpun PAI dan Bahasa Arab Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (11/4/2026). Ajang ini diikuti oleh siswa-siswi terbaik dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Nafiisa menunjukkan kemampuan unggul dalam bidang Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Penguasaan materi yang baik serta ketelitian dalam menjawab soal menjadi kunci keberhasilannya.

Kompetisi berlangsung dengan persaingan yang cukup ketat. Namun, Nafiisa mampu tampil percaya diri dan memberikan hasil terbaik hingga meraih posisi juara.

Pihak madrasah menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Nafiisa. Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas pendidikan yang terus berkembang di MTsN 5 Nganjuk.

Dukungan dari guru pembimbing serta lingkungan belajar yang kondusif turut membantu Nafiisa dalam mempersiapkan diri menghadapi lomba. Latihan rutin menjadi bagian penting dari proses keberhasilannya.

Dengan prestasi ini, diharapkan Nafiisa dapat melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi. MTsN 5 Nganjuk terus berkomitmen mencetak siswa berprestasi di bidang akademik maupun keagamaan. (Atoillah/Photo; Humas)

Galery:

Aisyah Dewi Safira Borong Prestasi Nasional di Bidang Bahasa Inggris

(MTsN 5 Nganjuk) – Kamis (16/4/2026), Aisyah Dewi Safira, siswi kelas 9C MTsN 5 Nganjuk, kembali mengharumkan nama madrasah melalui berbagai prestasi di bidang Bahasa Inggris. Ia berhasil meraih medali perunggu tingkat nasional dalam ajang Smart Minds Olympiad pada 2 Maret 2026.

Tidak berhenti di situ, Aisyah juga sukses meraih medali emas dalam Perlombaan Akademik Tingkat Nasional “Olimpiade Pandawa 14”. Ajang ini diselenggarakan oleh PT. Lentera Pendidikan Indonesia pada tanggal 22 hingga 23 Maret 2026.

Keberhasilan Aisyah menunjukkan kemampuan yang konsisten dalam bidang Bahasa Inggris. Ia mampu menguasai berbagai aspek, mulai dari grammar, vocabulary, hingga pemahaman teks.

Dalam kompetisi tingkat nasional, Aisyah harus bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, dengan persiapan yang matang, ia mampu menunjukkan performa terbaiknya.

Pihak madrasah memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi Aisyah dalam meraih prestasi. Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri.

Peran guru pembimbing dan dukungan orang tua turut menjadi faktor penting dalam kesuksesan Aisyah. Kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga mampu mendorong siswa mencapai prestasi maksimal.

Dengan capaian ini, Aisyah diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuannya dan meraih prestasi yang lebih tinggi. MTsN 5 Nganjuk pun bangga atas kontribusi prestasi yang telah diraih. (Atoillah/Photo; Humas)

Galery:


Wilis Anieka Putri Raih Emas dan Perak di Olimpiade Sains Bahasa Indonesia

(MTsN 5 Nganjuk) – Kamis (16/4/2026), prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi MTsN 5 Nganjuk. Wilis Anieka Putri dari kelas 9C berhasil meraih medali emas tingkat Provinsi Jawa Timur dan medali perak tingkat nasional dalam Olimpiade Sains mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Jenius Sains Indonesia pada tanggal 8 hingga 11 Maret 2026. Kompetisi ini diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki kemampuan unggul di bidang akademik.

Wilis menunjukkan kemampuan luar biasa dalam memahami materi Bahasa Indonesia, mulai dari kebahasaan hingga analisis teks. Ketekunan dan semangat belajarnya menjadi kunci keberhasilan dalam meraih prestasi tersebut.

Persaingan yang ketat tidak menyurutkan langkah Wilis untuk tampil maksimal. Ia mampu bersaing dengan peserta lain dari berbagai sekolah unggulan di tingkat provinsi maupun nasional.

Pihak madrasah memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih oleh Wilis. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa MTsN 5 Nganjuk mampu berkompetisi di tingkat yang lebih luas.

Guru pembimbing juga turut berperan dalam mendukung persiapan Wilis. Bimbingan intensif dan latihan yang terarah membantu meningkatkan kemampuan akademiknya secara signifikan.

Dengan prestasi ini, diharapkan Wilis dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi. MTsN 5 Nganjuk pun semakin optimis mencetak generasi unggul di masa depan. (Atoillah/Photo; Humas)

Galery:


Jumat, 10 April 2026

ASAS Pembelajar Cepat MTsN 5 Nganjuk: Uji Kompetensi Siswa Kelas 7J Angkatan ke-5

(MTsN 5 Nganjuk) – Jum’at (10/4/2026), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Semester 2 (ASAS) bagi siswa pembelajar cepat angkatan ke-5 pada tanggal 6 hingga 13 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam sistem evaluasi pembelajaran di madrasah.

ASAS ditujukan khusus bagi siswa program pembelajar cepat yang menempuh masa pendidikan lebih singkat dibandingkan program reguler. Oleh karena itu, evaluasi dilakukan secara lebih terukur dan komprehensif.

Siswa kelas 7J sebagai peserta program ini diharapkan mampu menunjukkan capaian akademik yang optimal. Mereka dituntut untuk mempertahankan konsistensi belajar yang tinggi selama mengikuti program percepatan.

Pelaksanaan ASAS menjadi salah satu instrumen utama dalam mengukur pencapaian kompetensi siswa. Hasil dari asesmen ini akan menjadi dasar dalam menentukan keberhasilan siswa dalam mengikuti program pembelajar cepat.

Selama pelaksanaan kegiatan, siswa mengikuti berbagai bentuk ujian yang dirancang untuk menguji pemahaman materi secara menyeluruh. Pengawasan dilakukan secara ketat guna menjaga objektivitas hasil asesmen.

Para guru dan panitia turut berperan aktif dalam memastikan kelancaran kegiatan ASAS. Dukungan penuh dari madrasah menjadi faktor penting dalam terselenggaranya asesmen ini dengan baik.

Dengan adanya ASAS semester 2 ini, diharapkan siswa pembelajar cepat angkatan ke-5 mampu menunjukkan kualitas akademik yang unggul. MTsN 5 Nganjuk terus berkomitmen untuk mencetak generasi berprestasi melalui program-program unggulan yang dimiliki. (Atoillah/Photo: Humas)

Galery:





 


TKA MTsN 5 Nganjuk Berjalan Sukses, 287 Siswa Ikuti Ujian Selama Empat Hari

(MTsN 5 Nganjuk) – Jum’at (10/4/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (6–9 April 2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 9 sebagai bagian dari evaluasi akademik akhir.

Sebanyak 287 siswa mengikuti TKA dengan penuh semangat dan kesiapan. Mereka dibagi ke dalam dua gelombang untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib dan terorganisir dengan baik.

Selain pembagian gelombang, pelaksanaan TKA juga dilakukan di dua ruang ujian dengan empat sesi setiap harinya. Sistem ini diterapkan untuk mengakomodasi seluruh peserta secara efektif sekaligus menjaga kondusivitas selama ujian berlangsung.

Kesuksesan pelaksanaan TKA tidak terlepas dari persiapan yang matang yang dilakukan oleh pihak madrasah. Berbagai aspek telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari teknis pelaksanaan hingga sarana dan prasarana pendukung.

Peran penting juga ditunjukkan oleh jajaran fungsionaris madrasah, proktor, teknisi, serta pengawas ruang yang bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab. Sinergi antar panitia menjadi kunci utama kelancaran kegiatan ini.

Tidak kalah penting, para siswa sebagai peserta juga menunjukkan sikap disiplin dan kesungguhan selama mengikuti ujian. Hal ini turut mendukung terciptanya suasana ujian yang tertib dan lancar.

Dengan berakhirnya TKA, diharapkan hasil yang diperoleh dapat mencerminkan kemampuan akademik siswa secara objektif. MTsN 5 Nganjuk pun optimis para siswanya mampu meraih hasil terbaik. (Atoillah/Photo: Humas)

Galery:



Monev TKA MTsN 5 Nganjuk, Kemenag Jatim Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

(MTsN 5 Nganjuk) – Jum’at (10/4/2026), MTsN 5 Nganjuk menerima kunjungan dari pejabat Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Timur pada Rabu (8/4/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang tengah berlangsung di madrasah tersebut.

Kehadiran tim dari Kemenag Jawa Timur disambut langsung oleh jajaran pimpinan madrasah beserta panitia pelaksana TKA. Suasana penuh kehangatan dan keterbukaan terlihat dalam proses penyambutan hingga pelaksanaan monitoring di lapangan.

Dalam kegiatan monev tersebut, tim melakukan peninjauan langsung ke lokasi ujian untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Selain itu, tim juga berdialog dengan panitia, pengawas, serta proktor terkait teknis pelaksanaan ujian.

Pelaksanaan TKA di MTsN 5 Nganjuk sendiri diikuti oleh seluruh siswa kelas 9 yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (6–9 April 2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan akademik siswa di akhir jenjang pendidikan.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, TKA dibagi ke dalam dua ruang ujian. Pembagian ini dilakukan guna menciptakan suasana ujian yang kondusif dan tertib bagi seluruh peserta.

Tim monitoring memberikan apresiasi terhadap kesiapan madrasah dalam menyelenggarakan TKA. Mulai dari sarana prasarana hingga pengelolaan teknis dinilai telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.

Dengan adanya kegiatan monev ini, diharapkan pelaksanaan TKA di MTsN 5 Nganjuk semakin berkualitas dan mampu menghasilkan evaluasi yang akurat terhadap capaian belajar siswa. Madrasah pun berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. (Atoillah/Photo: Humas)

Galery:









Selasa, 31 Maret 2026

Seminar Parenting dan Doa Bersama MTsN 5 Nganjuk: Ikhtiar Sukses Hadapi TKA dan Ujian Madrasah

(MTsN 5 Nganjuk) - Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Ujian Madrasah (UM) Tahun Ajaran 2025/2026, MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan penting berupa Seminar Parenting dan Doa Bersama pada Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar madrasah dalam mempersiapkan siswa kelas 9 agar lebih siap secara mental, akademik, dan spiritual dalam menghadapi ujian.

Acara yang berlangsung di Gedung Wanita Kota Nganjuk tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari siswa kelas 9, orang tua siswa, komite madrasah, guru, hingga jajaran pimpinan madrasah. Kehadiran orang tua dalam kegiatan ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan keluarga dalam mendukung kesuksesan siswa.

Seminar parenting menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Materi seminar dipandu langsung oleh KH. M. Najib Muhammad atau yang akrab disapa Gus Najib, pengasuh Pondok Pesantren Al Madienah Denanyar Jombang. Dengan gaya penyampaian yang santai namun penuh makna, beliau mampu menarik perhatian seluruh peserta yang hadir.

Dalam pemaparannya, Gus Najib menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan dukungan emosional dan spiritual kepada anak. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh doa, restu orang tua, serta ketenangan hati dalam menghadapi ujian.

Selain seminar parenting, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta. Suasana haru dan penuh harapan begitu terasa saat para siswa dan orang tua bersama-sama memanjatkan doa demi kelancaran dan kesuksesan dalam menghadapi TKA dan Ujian Madrasah.

Kepala MTsN 5 Nganjuk, H. Hadi Sapuan, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar kegiatan ini dapat memberikan energi positif bagi siswa. Ia juga mengapresiasi kehadiran orang tua yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka.

Melalui kegiatan Seminar Parenting dan Doa Bersama ini, MTsN 5 Nganjuk menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual. Diharapkan seluruh siswa kelas 9 dapat menghadapi ujian dengan percaya diri dan meraih hasil yang terbaik. (Atoillah/Photo: Humas)

Senin, 30 Maret 2026

Gebyar Idul Fitri MTsN 5 Nganjuk: Merajut Silaturahmi dengan Tradisi dan Tata Krama

(MTsN 5 Nganjuk) - Selepas pelaksanaan acara halal bihalal, MTsN 5 Nganjuk kembali menghadirkan kegiatan yang penuh makna melalui Gebyar Idul Fitri. Kegiatan ini menjadi momen lanjutan untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa dengan suasana yang lebih interaktif dan menyenangkan. Seluruh warga madrasah turut antusias mengikuti rangkaian acara yang sarat nilai kebersamaan ini.

Gebyar Idul Fitri diwujudkan dalam bentuk kegiatan anjangsana atau kunjungan antar kelas. Setiap kelas secara bergantian mengunjungi kelas lainnya untuk bersilaturahmi dan saling bermaafan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat para siswa saling menyapa dan berjabat tangan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini memiliki aturan khusus yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta. Salah satu aturan utama adalah kelas yang dikunjungi bertindak sebagai tuan rumah dan wajib menyediakan hidangan berupa kue dan minuman. Hidangan tersebut disajikan layaknya tradisi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Keberadaan hidangan ini tidak hanya sebagai bentuk jamuan, tetapi juga sebagai simbol penghormatan kepada tamu yang datang. Para siswa belajar tentang pentingnya menjamu tamu dengan baik serta menumbuhkan sikap saling menghargai. Hal ini menjadikan kegiatan tidak hanya seru, tetapi juga edukatif.

Selain itu, terdapat aturan kedua yang tidak kalah penting, yaitu seluruh komunikasi selama kegiatan berlangsung harus menggunakan bahasa Jawa krama halus. Aturan ini bertujuan untuk melatih siswa dalam bertutur kata yang sopan dan santun sesuai dengan budaya lokal.

Penggunaan bahasa Jawa krama halus juga menjadi sarana pelestarian budaya daerah di kalangan generasi muda. Para siswa dituntut untuk lebih berhati-hati dalam berbicara, sehingga tercipta suasana yang penuh unggah-ungguh dan rasa hormat antar sesama.

Dengan adanya Gebyar Idul Fitri ini, MTsN 5 Nganjuk berhasil menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya dan etika kepada siswa. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia. (Atoillah/Photo: Humas)

Awali Masuk Pasca Idul Fitri 1447 H, MTsN 5 Nganjuk Gelar Halal Bihalal

(MTsN 5 Nganjuk) - Mengawali hari pertama masuk setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan halal bihalal pada Senin (30/3/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan sebagai momentum mempererat silaturahmi antarwarga madrasah.

Sebelum pelaksanaan halal bihalal, seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti apel pagi di halaman madrasah. Apel tersebut menjadi pembuka kegiatan sekaligus sarana untuk memberikan arahan dan motivasi kepada siswa setelah libur panjang.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan mushofahah atau saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan. Para siswa berbaris dengan tertib untuk bersalaman dengan para guru dan karyawan, menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan.

Selain antara siswa dengan guru dan karyawan, kegiatan mushofahah juga dilakukan antar sesama siswa. Hal ini menjadi bentuk nyata dalam menumbuhkan sikap saling menghargai, menghormati, serta mempererat hubungan persaudaraan di lingkungan madrasah.

Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, pelaksanaan halal bihalal dilakukan dengan pemisahan antara siswa laki-laki dan perempuan. Meskipun demikian, kegiatan tetap berlangsung dengan lancar dan penuh makna.

Kegiatan halal bihalal ini menjadi tradisi yang selalu dilaksanakan oleh MTsN 5 Nganjuk setiap usai Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti saling memaafkan dan menjaga ukhuwah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga MTsN 5 Nganjuk dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan hati yang bersih, semangat baru, serta komitmen untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang. (Atoillah/Photo: Humas)

Jumat, 13 Maret 2026

MTsN 5 Nganjuk Gelar Pondok Ramadan Tiga Hari, Perkuat Pembinaan Keagamaan Siswa

(MTsN 5 Nganjuk) – Jum’at (13/3/2026), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan Pondok Ramadan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (11–13 Maret 2026). Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan serta pembinaan karakter religius para siswa selama bulan suci Ramadan.

Pondok Ramadan diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias. Untuk menunjang kelancaran kegiatan, pelaksanaannya dibagi menjadi dua sesi setiap harinya, yaitu sesi pertama pada pukul 07.00–11.00 WIB dan sesi kedua pada pukul 14.00–20.00 WIB.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai materi pembelajaran keagamaan yang telah disiapkan oleh para guru. Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pengkajian kitab-kitab kuning, yang bertujuan memperdalam pemahaman siswa terhadap ilmu-ilmu keislaman yang bersumber dari literatur klasik para ulama.

Selain kajian kitab, siswa juga mendapatkan pembelajaran praktik ibadah secara langsung. Kegiatan tersebut meliputi praktik bersuci (thaharah) dan praktik sholat yang dibimbing oleh para guru agar siswa dapat melaksanakan ibadah dengan benar sesuai tuntunan syariat.

Tidak hanya itu, kegiatan Pondok Ramadan juga diisi dengan istighotsah dan tadarus Al-Qur’an bersama. Suasana religius sangat terasa ketika para siswa secara khidmat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an serta memanjatkan doa bersama.

Melalui kegiatan ini, madrasah berharap para siswa tidak hanya memahami teori keagamaan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pondok Ramadan menjadi momentum penting untuk membentuk pribadi siswa yang religius, disiplin, dan berakhlak mulia.

Dengan terselenggaranya kegiatan Pondok Ramadan ini, MTsN 5 Nganjuk kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat dan karakter islami yang baik. (Atoillah/Photo: Humas)